Rabu, 22 Juni 2011

Sekertas surat yg kecil

Kudapatkan engkau di tempat tidur armarhum orang yg aku sayang.
Kubaca sambil menaiki mobil yg mewah tapi sepi tanpanya.
Terisi berbagai tulisan dari pena yg kecil.
Tercantum namaku, dan isi yg terbata bata dan tak jelas.
Terlihat kata2 yg indah walau tak jelas.
Terlihat kata ''jika ajal menjemput''itu menyakitkan hatiku.
Kata2 yg indah tapi pahit jika dibaca.
Rasanya airmataku sudah penuh dan sudah keluar melalui pipiku dan menuku ke kertas itu...

Mungkin aku hanya bisa melihat jasadnya bercampur dengan tanah dan airmata percuma.
Mungkin kemarin adalah hari terakhir aku melihat senyumannya yg manis.
Aku berharap aku bisa bersamanya, walau bukan disini.
Mungkin aku akan rela meninggalknnya, walau aku yakin dirinya masih dihatiku slalu dan tak akan lepas walau tsunami menghadang & seikat jarum menusuk jantungku yg berdetak kencang penuh harap untuk hidup....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar